This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, 30 September 2013

how to calculate accounts receivable turnover | Analysis

Receivables Turnover - How to calculate accounts receivable turnover . In an analysis of the accounts receivable turnover ratio analysis is very important for companies to determine the credit sales policy . The sooner it is doubtful receivables , the better for the company .
Receivables owned by a company has a close relationship with the volume of credit sales . Position and estimated time of collecting receivables can be assessed by calculating the accounts receivable turnover rate by dividing the total credit sales ( net ) with an average accounts receivable .
Accounts receivable turnover can be measured by the formula :

    Receivables turnover = Credit sales / Average receivables


The higher the ratio ( turnover ) shows the working capital invested in lower receivables , otherwise if the lower ratio means that there is over-investment in accounts that require further analysis , probably because part of the credit and collection work is ineffective or there may be a change in the policy lending .

A few articles on how to calculate accounts receivable turnover . May be useful :)

Saturday, 28 September 2013

Cara menghitung perputaran piutang Analisis Rasio

Perputaran Piutang - Cara menghitung perputaran piutang . Dalam suatu analisis analisa rasio terhadap perputaran piutang sangat penting bagi perusahaan untuk menentukan kebijakan penjualan kreditnya. Semakin cepat piutang itu tertagih maka semakin baik bagi perusahaan.



Piutang yang dimiliki oleh suatu perusahaan mempunyai hubungan yang erat dengan volume penjualan kredit. Posisi piutang dan taksiran waktu pengumpulannya dapat dinilai dengan menghitung tingkat perputaran piutang tersebut yaitu dengan membagi total penjualan kredit ( neto ) dengan piutang rata-rata.
Perputaran piutang dapat diukur dengan rumus :

Perputaran Piutang = penjualan krerdit / piutang rata-rata

Makin tinggi rasio ( turnover ) menunjukkan modal kerja yang ditanamkan dalam piutang rendah, sebaliknya kalau rasio semakin rendah berarti ada over investment dalam piutang sehingga memerlukan analisa lebih lanjut, mungkin karena bagian kredit dan penagihan bekerja tidak efektif atau mungkin ada perubahan dalam kebijak sanaan pemberian kredit.

Sekian artikel mengenai cara menghitung perputaran piutang. Semoga bermanfaat :)

Wednesday, 25 September 2013

The difference between the (Cost) and Expense

Assalamualaikum. Good day mate. This article about the difference between the cost (Cost) and Expense (Expense). Previously there may be between my friend who is still confused Difference between Cost (Cost) and Expense (Expense). In accounting often we encounter the word costs and expenses. If that were previously considered the same, the actual costs and expenses are different  .. Here Differences between Cost (Cost) and Expense (Expense).





Cost or Cost is something that we spend or we sacrifice the hope we will benefit economically or future benefits for example for the purchase of fixed assets, to spend money to purchase these assets then there is a cash account that we spend while the effect of the purchase of these assets we expected economic benefits of the asset in the future. Suppose the motor vehicle as there are economic benefits to accelerate the delivery of goods.

As for the concept of expense itself is something that we sacrifice or we incur in order to obtain such revenue accounts listed in laporn profit and loss. Load electricity & water, depreciation expense. etc..

umpteen articles about the difference between the (Cost) and Expense  might help if only you who are looking for this article. may be useful. if there are questions to ask you to fill in the comment box below. Wasaalamualaikum :)

LIKE TO INVEST IN STOCK? IDENTIFY THE RISKS

STOCK INVESTMENT RISK - the previous article we discussed the benefits of investing benefits . And on this occasion I will discuss the risks of investment , particularly the risk of investing in stocks .

Being successful with investing in shares , who would not want to ? But in this life god created fair with everything in pairs . So is the advantage to invest . There are times when a person has an advantage, and there are times when a loss .

But of those losses could have minimal to know what can be a risk in stock investing . Here are the risks when investing in stocks :

1 . NO DIVIDENDS 
The first risk is the inability dividends . Dividends are the main objectives of an investor to invest into a company . Dividends can be given if earned income available for distribution . although the company had a profit, if the income is not available for distribution , then the investor will not receive any income ( dividends ) .

2 . CAPITAL LOSE
The second risk is capital lose . Capital loss lose is if an investor sells shares is lower than the first price when he bought the shares . This could happen if the company in question has decreased its financial performance .

3 . RISK OF LIQUIDATION
This is the biggest risk when you invest in shares . Because if the company had Liquidation . The rights of the company will be sold to satisfy the obligations that the government has an interest ( tax ) and payable to third parties . If you hold preferred stock may be given third priority on the assets of the company after the government and third -party debt . And for the remaining ordinary shareholders .

4 . SHARE RISK delisting .
The risk of the latter stock was delisted stocks . Delisting is the issuance of shares of stock . This could happen if the companies play dirty or shares never traded for 6 months .

That is some risk of investing in stocks . Certainly expected risk can be reduced if you know what the risks and how to minimize them . May be useful .

Tuesday, 24 September 2013

Ingin berinvestasi saham? kenali dulu resikonya

RESIKO INVESTASI SAHAM - pada artikel sebelumnya telah kita bahas manfaat manfaat berinvestasi. Dan pada kesempatan kali ini saya akan membahas resiko dari invesasi tersebut,  khususnya resiko investasi pada saham.

Menjadi sukses dengan berinvestasi saham, siapa yang tidak mau?  Namun dalam hidup ini tuhan adil dengan menciptakam segala sesuatunya berpasang-pasangan. Begitu juga dengan Keuntungan berinvestasi. Ada kalanya seseorang mengalami keuntungan,  dan ada kalanya mengalami kerugian.
Namun dari kerugian tersebut bisa kita minimalisir dengan mengetahui apa saja yang menjadi resiko dalam berinvestasi saham.  Berikut adalah resiko-resiko bila berinvestasi pada saham :


1. TIDAK DAPAT DIVIDEN
Resiko yang pertama adalah tidak dapatnya deviden . Dividen adalah tujuan utama dari seorang investor menanamkan modalnya ke suatu perusahaan.  Dividen bisa diberikan jika laba yang didapat tersedia untuk dibagikan.  meski perusahaan mengalami keuntungan,  jika laba tidak tersedia untuk dibagikan,  maka investor tidak akan menerima penghasilan(dividen).



2.  CAPITAL LOSE
Resiko yang kedua yaitu capital lose.  Capital lose adalah kerugian jika seorang investor menjual sahamnya lebih rendah dari harga pertama ketika ia membeli saham tersebut.  Hal ini bisa terjadi jika perusahaan yang bersangkutan mengalami penurunan performa keuangannya.



3.  RESIKO LIKUIDASI
Ini adalah resiko terbesar jika anda berinvestasi pada saham.  Karena jika perusahaan mengalami Likuidasi.  Hak-hak perusahaan tersebut akan dijual untuk memenuhi kewajiban  kepada yang memiliki kepentingan yaitu pemerintah (pajak ) dan hutang pada pihak ketiga. Jika anda memegang saham preferen mungkin akan diberi prioritas ketiga atas asset perusahaan setelah pemerintah dan hutang pihak ketiga.  Dan untuk pemegang saham biasa sisanya.



4.  RESIKO SAHAM DELISTING.
Resiko saham yang terakhir adalah saham delisting.  Delisting adalah dikeluarkannya saham dari bursa.  Hal ini bisa terjadi jika perusahaan bermain curang atau saham tidak pernah diperdagangkan selama 6 bulan.


Itulah beberapa resiko investasi pada saham.  Tentu diharapkan resiko dapat diturunkan jika anda mengetahui apa saja resikonya dan cara meminimalisirnya.  Semoga bermanfaat.

Saturday, 21 September 2013

Aplikasi BBM untuk Android diluncurkan

BBM- Hari ini Sabtu 21/09/2013 Pihak blackberry resmi meluncurkan aplikasi teranyarnya yaitu Blackberry Messenger. Sejak Pihak blackberry mengambil keputusan untuk melepas aplikasi teranyarnya itu (read : blackberry messenger)  banyak pro dan kontra yang terjadi diberbagai kalangan. 

Sebab sudah rahasia umum nama besar blackberry didapatkan berkat adanya aplikasi BBM itu.  Ini pun memberikan kesan ekslusive bagi pihak blackberry dengan adanya aplikasi BBM yang hanya bisa digunakan dengan OS blackberry.   Namun dengan adanya kebijakan untuk melepas BBM ke IOS dan Android tentu tidak akan menjadi ekslusiv lagi. 

Persaingan yang semakin ketat antar aplikasi messenger seperti whatsaap,line, kakao talk dl mengharuskan pihak blackberry harus melepas aplikasinya tersebut untuk merebut pasarnya lagi.  Pihak black berry pun mengatakan tidak takut untuk bersaing dengan ios maupun android meski BBM sudah dilepas nanti.  Berikut adalah link resmi untuk mendownload BBM : http://www.bbm.com

Thursday, 19 September 2013

What is Accounting, meaning, and definition?

Assalamualaikum. This time I wrote an article about What is Accounting, meaning, and definition? . Okay I wrote this article after I reopen the materials on the basis of accounting. This material is actually the first time I learned first hehe .. Of course for those of you who first learned about the accounting for the first time, got to know What is Accounting, meaning, and definition? . Immediately, What is Accounting, meaning, and definition? . 



Accounting is the art of record, classify and summarize the transactions relating to the economic activities in order to convey information about the financial condition of an entity / company to the shareholders (person of interest) in the form of financial statements. 

By definition accounting divided into two namely: 

1. According to the functions and uses 
Accounting is a service activity that serves to provide quantitative information about economic entities, especially of a financial nature that are useful in decision making. 

2. According to its activities 
Accounting is the art of record, classify and summarize the transaction-trasaction events at least be financial or in part by way of interpreting the results 

The accounting is divided into 3 types 
1. Management accounting 
Is a branch of accounting that produce financial statements for internal party organization or management 

2. Financial accounting 
Is a branch of accounting that produce financial statements for external parties such as investors, creditors, and Bapepam 

3. Government accounting 
Is a branch of accounting to process financial transactions that result in government financial statements as a form of accountability of the budget / budget to the people through the legislature and to the interests of the parties concerned. 


Okay maybe quite so first article about What is Accounting, meaning, and definition? . If you want no further asked maybe you can comment below. :) Hopefully useful. Wassalamualaikum

Wednesday, 18 September 2013

How to calculate Working Capital Turnover ratio analysis

How to calculate Working Capital Turnover ratio analysis . Working capital turnover is the ratio between sales and net working capital. Where net working capital is current assets minus current liabilities. Working capital turnover ratio is a measure of the excess of the business activities of current assets over current liabilities and indicates the number of sales (in dollars) that can be obtained for every dollar of working capital (Sawir, 2009:16).

Working capital is the ability to turn over working capital (net) spinning in a cycle of period cash (cash cycle) of the company (Riyanto, 2008:335). Working capital is always in a state of the company's operations or spinning during the relevant company in the state of the business .working capital turnover period starting from the time when the cash invested in working capital components until that moment back into cash.

Shorter, the period means faster turnaround or higher turnover (the turnover rate). How long is the period of rotation of working capital depends on how long the period of rotation of each of the components of the working capital.

Working capital turnover is calculated by the formula:
Turnover of working capital (working capital turnover ratio)

Sales / (current assets-current liabilities)

umpteen articles on how to calculate working capital turnover ratio. hopefully useful :) do not forget to share it :)

Tuesday, 17 September 2013

Apakah yang dimaksud transaksi Odd-lot dan Round-lot dalam Investasi



MANAJEMEN INVESTASI - Apakah yang dimaksud Transaksi Odd-lot dan Round-lot dalam investasi? Dalam mempelajari investasi dan pasar modal kita akan sering mendengar istilah Transaksi Odd-lot dan Round-lot . Berikut adalah apa yg dimaksud  Transaksi Odd-lot dan Round-lot. Transaksi odd-lot adalah transaksi efek yang hanya meliputi kurang dari 100 surat efek. Sedangkan transaksi Round-lot merupakan transaksi efek yang terdiri dari 100 surat efek atau kelipatan darinya . Misal 200, 300 dan seterusnya.



Untuk lebih jelasnya berikut contoh transaksi Odd-lot dan Round-lot: 

Transaksi pembelian 25 surat efek disebut Transaksi Odd-lot, sedangkan contoh Round-lot :  transaksi pembelian 200 saham.


Jika terjadi transaksi pembelian sebesar 225 saham, hal ini merupakan kombinasi antara odd dan round lot.
Seluruh transaksi di lantai bursa dilakukan dalam round-lot, sedangkan transaksi odd-lot memerlukan bantuan spesialis yang menangani efek tertentu dengan tambahan fee.


untuk seorang investor biasanya pada tahap awal program investasinya banyak yang menggunakan transaksi odd-lot.

Sekian artikel mengenai transaksi Odd-lot dan Round-lot. Semoga bermanfaat :)

Monday, 16 September 2013

Tips : How to calculate inventory turnover ratio analysis

satriaonblogger - How to calculate inventory turnover ratio anlysis . Inventory turnover indicates the ability of the funds that are embedded in a rotating inventory in a given period, or the liquidity of the inventory and a tendency to overstock (Riyanto, 2008:334).

Inventory turnover ratio measures the efficiency of the management of merchandise inventory. This ratio is an indication that is quite popular to assess operational efficiency, which shows how well the management of existing capital controls on inventory.

There are two problems that arise in the calculation and analysis of the inventory turnover ratio. First, sales of assessed according to the market price (market price), inventories are valued according to the cost of goods sold (at Cost), then the actual inventory turnover ratio (at cost) is used to measure the physical inventory turnover. The ratio is calculated by dividing sales by inventory measuring inventory turnover in cash (Sawir, 2003:15).

However, many research institutions financial ratios using the inventory turnover ratio (at mark et) so if you want to compare the inventory turnover ratio is the ratio of industry (at market) should be used. Second, the sales occur throughout the year while the inventory numbers are instantaneous picture of the state. Therefore, it is better to use the average inventory of the beginning inventory plus ending inventory divided by two.

Inventory turnover ratio is calculated by the formula:

Turnover of inventory (at cost) = cost of goods sold / average inventory

Inventory turnover (at market) = sales / inventory

That's all about how to calculate inventory turnover (inventory turnover). May be useful :)

Friday, 13 September 2013

Cara menghitung rasio perputaran persediaan

Rasio perputaran persediaan ( inventory turnover ) : cara menghitung analisa rasio perputaran persediaan . Inventory turnover menunjukkan kemampuan dana yang tertanam dalam inventory berputar dalam suatu periode tertentu, atau likuiditas dari inventory dan tendensi untuk adanya overstock (Riyanto, 2008:334).

Cara menghitung rasio perputaran persediaaan

Rasio perputaran persediaan mengukur efisiensi pengelolaan persediaan barang dagang. Rasio ini merupakan indikasi yang cukup popular untuk menilai efisiensi operasional, yang memperlihatkan seberapa baiknya manajemen mengontrol modal yang ada pada persediaan.

Ada dua masalah yang timbul dalam perhitungan dan analisis rasio perputaran persediaan. Pertama, penjualan dinilai menurut harga pasar ( market price), persediaan dinilai menurut harga pokok penjualan ( at Cost ), maka sebenarnya rasio perputaran persediaan ( at cost ) digunakan untuk mengukur perputaran fisik persediaan. Sedangkan rasio yang dihitung dengan membagi penjualan dengan persediaan mengukur perputaran persediaan dalam kas (Sawir, 2003:15).

Namun banyak lembaga penelitian rasio keuangan yang menggunakan rasio perputaran persediaan ( at mark et) sehingga bila ingin dibandingkan dengan rasio industri rasio perputaran persediaan ( at market) sebaiknya di gunakan. Kedua, penjualan terjadi sepanjang tahun sedangkan angka persediaan adalah gambaran keadaan sesaat. Oleh karena itu, lebih baik menggunakan rata-rata persediaan yaitu persediaan awal ditambah persediaan akhir dibagi dua.

Rasio perputaran persediaan dapat dihitung dengan rumus:
Perputaran persediaan (at cost) = harga pokok penjualan / rata rata persediaan

Perputaran persediaan (at market) =penjualan / persediaan

Sekian mengenai cara menghitung inventory turnover ( perputaran persediaan) . Semoga bermanfaat :)

Thursday, 12 September 2013

Apa saja yang termasuk surat berharga dalam Akuntansi?

SURAT-SURAT BERHARGA : Apa sajakah yang termasuk dalam kategori surat berharga?  Sebelum kita dapat menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya kita harus mengetahui dulu konsep atau pengertan dari surat berharga tersebut.

Surat berharga adalah surat yang memiliki likuiditas yang cukup tinggi selain kas atau dapat dicairkan menjadi uang tunai dalam waktu yang relatif singkat. 

Sifat dari surat berharga adalah mengikat. Sebab surat berharga berisi kontrak atau perjanjan  dari pihak yang bersangkutan antara kreditor dan debitor. Surat berharga ini dapat dipindah tangankan atau dijual yang menyebabkan surat berharga ini betsifat likuid.

Apa saja yang termasuk surat bethaga ? : Menurut Dunil Z : 2004 “Surat berharga adalah surat pengakuan utang, wesel, obligasi, sekuritas kredit, atau setiap derivatifnya, atau kepentingan lain, atau suatu kewajiban dari penerbit, dalam bentuk yang lazim diperdagangkan dalam pasar modal dan pasar uang

Berikut ini juga termasuk dalam kelompok surat berharga, yaitu: Surat Utang Negara, Sertifikat Bank Indonesia, Efek Beragun Aset (EBA), negosiasi wesel ekspor, credit links notes, dan reksa dana (termasuk penempatan dana
awal bank sebagai sponsor dalam reksa dana).

Sekian artikel mengenai apa saja yang termasuk surat berharga. Semoga bermanfaat . Bantu share ilmu ini jika dirasa berguna. Salam penulis :)

Cara menghitung working capital turn over ratio

satriaonbloger- Working Capital Turn Over (Rasio Perputaran Modal Kerja) . Perputaran modal kerja merupakan perbandingan antara penjualan dengan modal kerja bersih. Dimana modal kerja bersih adalah aktiva lancar dikurangi utang lancar. Perputaran modal kerja merupakan rasio mengukur aktivitas bisnis terhadap kelebihan aktiva lancar atas kewajiban lancar serta menunjukkan banyaknya penjualan (dalam rupiah) yang dapat diperoleh perusahaan untuk tiap rupiah modal kerja (Sawir, 2009:16).

Working capital turn over merupakan kemampuan modal kerja ( neto ) berputar dalam suatu periode siklus kas ( cash cycle ) dari perusahaan (Riyanto, 2008:335). Modal kerja selalu dalam keadaan operasi atau berputar dalam perusahaan selama perusahaan yang bersangkutan dalam keadaan usaha.periode perputaran modal kerja ( working capital turn over period ) dimulai dari saat dimana kas diinvestasikan dalam komponen-komponen modal kerja sampai dimana saat kembali menjadi kas.

Makin pendek, periode tersebut berarti makin cepat perputaran atau makin tinggi perputarannya (turn over rate-nya). Berapa lama periode perputaran modal kerja adalah tergantung berapa lama periode perputaran dari masing-masing komponen dari modal kerja tersebut.


Perputaran modal kerja dihitung dengan rumus:


Penjualan / (aktiva lancar-kewajiban lancar)
Keterangan :
Penjualan dibagi dengan hasil dari pengurangan aktiva lancar dikurang kewajiban lancar

sekian artikel mengenai cara menghitung working capital turn over ratio. semoga bermanfaat :) jangan lupa dishare :)

Monday, 9 September 2013

Ayo Investasi ! : Tujuan dan manfaat investasi


Manajemen Investasi - Investasi merupakan kegiatan penanaman modal yang diharapkan akan memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang.  Lalu apa lagi kah manfaat atau tujuan seseorang menginvestasikan uang nya untuk kegiatan investasi?   berikut ini adalah Tujuan seseorang melakukan kegiatan investasi : 

1. Memperoleh penghasilan
Seperti yang sudah dijelaskan diatas,  tujuan utama seseorang melakukan kegiatan Investasi adalah untuk memperoleh penghasilan atau return dimasa yang akan datang baik dari sektor riil maupun sektor financial.
Untuk jangka pendek biasanya didapat dari sektor financial,  sedangkan untuk jangka panjang dari sektor riil



2. Mengurangi atau menekan inflasi
Selain untuk memperoleh penghasilan, kegiatan investasi ini dapat menekan inflasi.  Mengapa demikian?  Karena dengan adanya kegiatan investasi uang yang beredar akan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif sehingga menekan kegiatan konsumtif.  Sebab kegiatan konsumtif inilah salah satu faktor penyebab adanya inflasi. 



3. Melindungi nilai terhadap kekayaan
Ya,  kegiatan investasi dapat melindungi tethadap nilai kekayaan,  sebab kekayaan yang tidak diproduktifkan suatu saat akan berkurang nilainya meski tidak digunakan.  Maka dengan adanya kegiatan investasi ini dapat memproduktifkan kekayaan.



4.  Mendorong adanya penghematan pajak.
Yang ke empat tujuan investasi adalah mendorong penghematan pajak. Ini Karena pajak pertambahan nilai yang biasa kita bayar jika mengkonsumsi sesuatu akan berkurang. Tentu ini akan membuat kita berhemat untuk membayar pajak.


Sekian artikel mengenai tujuan dan manfaat investasi.  Semoga berguna dan bermanfaat :)

Analisa laporan keuangan : keterbatasan dari laporan keuangan

Analisa laporan keuangan : Laporan keuangan merupakan media komunikasi bagi seorang akuntan dalam mengkomunikasikan keadaan keuangan perusahaan pada periode tertentu kepada top mangement. Laporan keuangan sering sekali diajukan acuan oleh perusahaan dalam mengambil suatu keputusan. Laporan keuangan pun menjadi tolak ukur terhadap maju mundurnya suatu perusahaan.  Namun laporan keuangan itu sendiri memiliki beberapa keterbatasan. 


Laporan Keuangan memiliki keterbasan antara lain :



a.   Laporan  keuangan  yang  dibuat    secara  periodik  pada  dasarnya  merupakan intern  report  (  laporan   yang  dibuat  antara  waktu   tertentu  yang  sifatnya sementara ) dan bukan merupakan laporan final. Karena itu semua jumlah  jumlah  atau  hal    hal  yang  dilaporkan  dalam  laporan  keuangan  tidak menunjukan nilai likuidasi atau realisasi dimana dalam laporan ini terkandung pendapat pribadi yang telah dilakukan  oleh Akuntan atau Manajemen yang bersangkutan.



b.   Laporan keuangan menunjukan angka dalam rupiah yang kelihatannya bersifat pasti dan tepat, tetapi sebenarnya  dasar penyusunannya dengan standar nilai mungkin berbeda atau berubah.



c.   Laporan keuangan disusun berdasarkan  hasil pencatatan transaksi keuangan atau nilai rupiah berbagai waktu atau tanggal yang lalu dimana daya beli uang tersebut semakin menurun, dibandingkan dengan tahun  tahun sebelumnya sehingga  kenaikan  volume  penjualan  yang  dinyatakan  dalam  rupiah  belum tentu  menunjukan  unit  yang  terjual  semakin  besar,  mungkin  kenaikan  itu disebabkan  karena  naiknya  harga  jual  barang  tersebut  yang  mungkin  juga diikuti kenaikan tingkat harga  harga.



d.   Laporan  keuangan  tidak  dapat  mencerminkan  berbagai  faktor  yang  dapat mempengaruhi posisi atau keadaan keuangan perusahaan karena faktor  faktor tersebut tidak dapat diukur dengan satuan uang.




Sekian artikel mengenai keterbatasan dari laporan keuangan.  Semoga bermanfaat :)

Sunday, 8 September 2013

Analisa : Sifat sifat dari laporan keuangan perusahaan


Satriaonblogger - sifat -sifat Laporan Keuangan. Laporan   keuangan   dipersiapkan    atau   dibuat   dengan   maksud   untuk memberikan gambaran atau laporan kemajuan (Progress Report) secara periodik yang dilakukan  pihak  management  yang  bersangkutan.  Jadi  laporan  keuangan  bersifat historis serta menyeluruh dan sebagai suatu progress report laporan keuangan terdiri dari data-data yang merupakan hasil dari suatu kombinasi antara :

1.   Fakta yang telah dicatat (recorded fact)
Laporan  keuangan  dibuat  atas  dasar  fakta  dari  catatan  akuntansi, seperti  jumlah  uang  kas  yang  tersedia  dalam  perusahaan  maupun  yang disimpan  di  Bank,  jumlah  piutang,  persediaan  barang  dagangan,  hutang maupun aktiva tetap yang dimiliki perusahaan. Pencatatan dari pos-pos ini berdasarkan catatan historis dari peristiwa-peristiwa yang telah terjadi masa lampau, dan jumlah-jumlah uang yang tercatat dalam pos-pos itu dinyatakan dalam harga-harga pada waktu terjadinya peristiwa tersebut (at original cost).
Dengan  sifat  yang  demikian  itu  maka  laporan  keuangan  tidak  dapat mencerminkan   posisi   keuangan   dari   suatu   perusahaan   dalam   kondisi perekonomian yang paling akhir, karena segala sesuatunya sifatnya historis. Sehingga  mungkin  terdapat  beberapa  hal  yang  dapat  membawa  akibat terhadap   posisi   keuangan   perusahaan   tidak   dicatat   dalam   pencatatan akuntansi  atau  tidak  nampak  dalam  laporan  keuangan,  misalnya  adanya pesanan  yang  tidak  dapat  dipenuhi,   berbagai  kontrak  pembelian  atau penjualan yang telah disetujui dan adanya hak-hak patent yang masih dalam pengurusan, karena faktor-faktor tersebut tidak dapat dikuantifisir.

2.   Prinsip-prinsip dan kebiasaan-kebiasaan di dalam akuntansi (accounting convention and  postulate)
Data yang dicatat itu didasarkan pada prosedur maupun anggapan- anggapan  tertentu  yang  merupakan  prinsip-prinsip  akuntansi  yang  lazim
(General Accepted Accounting Principles), hal ini dilakukan dengan tujuan memudahkan pencatatan atau untuk keseragaman.

3.   Pendapat pribadi (personal judgment)

Walaupun  pencatatan  transaksi  telah  diatur  oleh  konvensi-konvensi atau  dalil-dalil  dasar  yang  sudah  ditetapkan  yang  sudah  menjadi  standard praktek  pembukuan,  namun  penggunaan  dari  konvensi-konvensi  dan  dalil dasar tersebut tergantung daripada akuntan atau management perusahaan yang bersangkutan. Judgment atau pendapat ini tergantung kepada kemampuan atau integritas pembuatnya yang dikombinasikan dengan fakta yang tercatat dan kebiasaan serta dalil-dalil dasar akuntansi yang telah disetujui akan digunakan di dalam beberapa hal.

Sekian artikel mengenai sifat sifat dari laporan keuangan.  Semoga bermanfaat :)

Saturday, 7 September 2013

Potensi Indonesia sebagai negara maju di dunia

Satriaonblogger - Kita patut bangga memiliki negara Indonesia tercinta ini.  Sebab, negara ini memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju di dunia. Beberapa tokoh terkenal dunia sempat meramalkan pada tahun 2030 nanti indonesia kelak akan menjadi negara maju ketujuh dunia dengan GDP atau pendapatan kotor perkapita sebesar $45 mengalahkan negara-negara eropa lainnya.

Sungguh ini adalah kabar gembira bagi seluruh rakyat Indonesia.  Ramalan ini pun bukan tanpa alasan,  ditinjau dari beberapa faktor dan keadaan alam Indonesia,  Indonesia pantas untuk menjadi negara maju di dunia. 

Salah satunya yaitu Indonesia memiliki daerah yang luas dari sabang sampai merauke yang dilengkapi dengan kekayaan alam yang sungguh berlimpah. Di samping itu Indonesia memiliki penduduk yang banyak dan keadaan geografis yang sangat strategis dimana letak Indonesia diapit oleh dua benua,Asia dan Australia. Keadaan ini menjadikan Indonesia sebagai tempat transit dari kedua benua.

Tuesday, 3 September 2013

Jenis-jenis investasi dalam manjemen investasi

Satriaonblogger- jenis-jenis Investasi yang ada di Indonesia. Investasi adalah kegiatan yang tidak lepas dari sebuah resiko.  Di indonesia sendiri sudah banyak jenis-jenis investasi yang beredar dimasyarakat, dimana untuk sebuah perusahaan yang ingin menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk investasi harus terlebih dahulu mendapat izin dari OJK.


OJK adalah sebuah lembaga otoritas jasa keuangan. Fungsi dari OJK sendiri yaiu memberi otoritas atau izin terhadap apa saja yang berkaitan dengan keuangan di indonesia.  Lembaga ini pun menangani masalah perbankan yang ada di Indonesia.  Begitupun dengan pihak yang ingin menghimpun dana masyarakat harus dengan izin OJK.



Berikut ini adalah jenis-jenis investasi yang ada di Indonesia :

Jenis-jenis investasi terbagi menjadi 3 golongan;

1. Berdasar tingkat liquiditasnya .
 a. Jangka pendek
Jenis investasi yang tingkat pengembaliannya tidak lebih dari 1 tahun. Jenis investasi ini biasanya dari investasi sektor keuangan
 b.  Jangka panjang
Jenis investasi yang pengembaliannya lebih dari 1 tahun.  Biasanya masuk kedalam golongan sektor riil.



2.  Sarana investasi
a.  Real asset -->  investasi ini berupa aktiva atau barang modal seperti mobil, motor, emas, barang antik, barang seni
b.  Financial asset -->; investasi ini dapat berupa deposito, reksa dana,  saham, obligasi dll.



3.  Cara melakukan investasi
     a.  Langsung
     b.  Tidak langsung

Pengertian investasi dalam manajemen investasi


Satriaonblogger - Dalam  manajemen investasi kita akan belajar mengenai cara mengelola atau memanage suatu investasi. Disini kita akan sering mendengar kata "investasi" namun tahukah anda apa pengertian investasi itu? Investasi adalah kegiatan menanamkan modal atau dana pada saat sekarang atau  periode tertentu dalam berbagai Bentuk asset yang diharapkan akan mendapat keuntungan atau penghasilan dimasa yang akan datang. 


Penanaman modal ini tidaklah lepas dari resiko.  Resiko sendiri adalah suatu kemungkinan yang tidak diharapkan dimasa yang akan datang dan belum tentu terjadi. Resiko dalam investasi berkaitan erat dengan return (pengembalian) yang akan diterima oleh seorang investor. Sebab, hubungan antara resiko dan return adalah berbanding lurus.  Ini berarti semakin tinggi pengembalian maka semakin tinggi pula resiko yang harus dihadapi oleh seorang investor. Karena hubungan inilah seorang investor tidak akan lepas dari yang namanya resiko.