Kisah seorang supervisor Jerman dan seorang Penumpang salah satu maskapai di Indonesia

Kangsatria -  Selamat malam, Kali ini saya ingin membagikan sebuah kisah yang saya kutip dari salah satu status facebook teman saya, bacalah dengan pelan dan semoga bermanfaat ☺.

Kisah bermula dari sebuah penerbangan di Indonesia.  Beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat ***** . Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat.

Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya. Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin.

Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin. Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu
jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi
berakibat TURBIN bisa LANGSUNG MATI.

Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya ga ketulungan.
Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata
krama?

Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas.

Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.

Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar. Wassalam..

Erva Kurniawan
Direktorat Pesisir dan Lautan, Ditjen KP3K , Departemen Kelautan dan Perikanan

Bantu share ya biar lebih waspada dan peduli
sesama!

(Jd di himbau kalau naik pesawat jgn sampai
menyalakan HP atau sampai update status dan
foto selfi di pesawat kaya orang katrok dan
membawa bencana...!!)

Begitulah bunyi pesan dari status tersebut. Memang ada benarnya kadang masyarakat Indonesia tidak mematuhi peraturan yang sudah dibuat, padahal menyangkut keselamatan dirinya sendiri juga. Tapi tidak semua..

Sekali lagi semoga kita termasuk orang yang lebih cerdas memanfaatkan teknologi :)


like dan bagikan ini ke teman kamu?

0 Response to "Kisah seorang supervisor Jerman dan seorang Penumpang salah satu maskapai di Indonesia"

Post a Comment

wdcfawqafwef