Tahap-Tahap dalam Proses Pencatatan Akuntansi Beserta Ilustrasinya

Satriaonblogger TAHAP-TAHAP PROSES PENCATATAN DALAM AKUNTANSI. Selamat pagi. Dipagi yang cerah ini saya akan membahas tentang Tahap-Tahap pencatatan Akuntansi. Bagi seorang akuntan  dalam menentukan transaksi apa yang akan dilaporkan dalam laporan keuangan haruslah cermat. Untuk itu seorang akuntan harus mengetahui tahap-tahap dalam pencatatan nya sebelum menyajikannya dalam laporan keuangan.  Berikut adalah Tahap-Tahap yang harus diperhatikan seorang akuntan dalam pencatatan akuntansi ..



1. Menganalisis dampak dari setiap transaksi terhadap akun-akun.
Analisis sangat penting dalam menentukan jenis transaksi apa dan bagaimana cara menjurnalnya.

2. Mencatat informasi relevan dari transaksi ke dalam jurnal.
Setelah melalui proses diatas,  selanjutnya kita mencatat setiap  jenis transaksi keuangan yang berpengaruh terhadap laporan keuangan perusahaannya kedalam jurnal

3. Memindahkan informasi jurnal ke akun-akun yang tepat di dalam buku besar. 
Setelah kita jurnal langkah selanjutnya adalah memindahkan transaksi yang ada dijurnal ke buku besar. 

4. Dan langkah terakhir adalah menyajikannya dalam laporan keuangan. 

Setelah memahami tahap-tahapan diatas , berikut adalah saya berikan ilustrasi dari tahap-tahapan diatas sampai pencatatan Buku Besar. 

JURNAL
Jurnal adalah catatan akuntansi tempat transaksi-transaksi mula-mula dicatat secara kronologis (urut waktu). Jurnal bermanfaat dalam hal: (1) memperjelas pengaruh dari suatu transaksi terhadap akun-akun, (2) Menjadi catatan yang merekam transaksi secara kronologis. Format jurnal umum (general journal) adalah sebagai berikut:

GENERAL JOURNAL
Page: J`-1
Date Account Titles and Explanation Ref. Debit Credit
1999
Oct. 2 Cash 1,200
Unearned Revenue 1,200
Transaksi yang sudah dicatat di dalam jurnal nantinya akan dibukukan/diposting ke dalam akun yang bersangkutan di dalam buku besar.

BUKU BESAR

Semua kelompok akun yang dimiliki oleh suatu perusahaan dinamakan buku besar (ledger). Jika buku besar itu benar-benar berwujud sebuah buku, maka setiap halamannya akan berisi satu akun. Buku besar umum akan berisi (general ledger) berisi akun-akun yang akan menjadi item-item neraca dan laporan laba-rugi (asset, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, dan biaya).
Misalnya, akun kas sebagaimana diilustrasikan pada beberapa halaman di belakang, dalam format yang standar, akan tampak sebagai berikut:
clip_image002
ILUSTRASI LENGKAP

Okt. 1 C.R. Byrd menginvestasikan $10,000 uang tunai miliknya untuk bisnis di bidang periklanan. Perusahaannya diberi nama Pioneer Advertising Company.
Analisis: Asset, Cash bertambah $10,000 (Dr.)
Ekuitas pemilik, C.R. Byrd, Capital bertambah $10,000 (Cr.)
Jurnal:
Cash                                  10,000
            C.R. Byrd, Capital               10,000
Posting:
Cash C.R. Byrd, Capital
Oct. 1 10,000
Oct. 1 10,000
Okt. 1 Dibeli peralatan kantor (office equipment) dengan menandatangani wesel bayar (notes payable) $5,000, 12%, jatuh tempo 3 bulan.
Analisis: Asset, Office Equipment bertambah $5,000 (Dr.)
Kewajiban, Notes Payable bertambah $5,000 (Cr.)
Jurnal:
Office Equipment              5,000
                       Notes Payable            5,000
Posting:
Office Equipment Notes Payable
Oct. 1 5,000
Oct. 1 5,000
Okt. 2 Diterima uang muka $1,200 dari klien, R. Knox, untuk jasa iklan yang diharapkan akan selesai pada tanggal 31 Desember.
Analisis: Asset, Cash bertambah $1,200 (Dr.)
Kewajiban, Unearned Revenue (Utang Pendapatan) bertambah $1,200 (Cr.)
Penerimaan kas ini dicatat sebagai kewajiban karena jasanya belum dilaksanakan/diserahkan.
Jurnal: Cash 1,200
Unearned Revenue 1,200
Posting:
Cash Unearned Revenue
Oct. 1 10,000
Oct. 2 1,200
Oct. 2 1,200
Okt. 3 Dibayar sewa kantor (office rent expense) untuk bulan Oktober $900.
Analisis: Biaya, Rent Expense bertambah $900 (Dr.)
Asset, Cash berkurang $900 (Cr.)
Jurnal:
Rent Expense    900
               Cash               900
Posting:
Cash Rent Expense
Oct. 1 10,000 Oct. 3 900
Oct. 2 1,200
Oct. 3 900
Okt. 4 Dibayar polis asuransi untuk satu tahun $600 yang akan berlaku sampai dengan tanggal 30 September tahun berikutnya.
Analisis: Asset, Prepaid Insurance (Perskot Asuransi) bertambah $600 (Dr.) karena manfaat dari pembayaran ini berlaku lebih dari satu bulan.
Asset, Cash berkurang $600 (Cr.)
Dalam kasus ini, pengeluaran kas untuk polis asuransi mula-mula dicatat sebagai asset, Prepaid Insurance, karena manfaat pengeluaran itu lebih dari satu periode akuntansi.
Jurnal:
Prepaid Insurance    600
                     Cash               600
Posting:
Cash Prepaid Insurance
Oct. 1 10,000 Oct. 3 900
Oct. 2 1,200 Oct. 4 600
Oct. 4 600
Okt. 5 Dibeli secara kredit barang-barang habis pakai untuk pembuatan iklan (advertising supplies) dari Aero Supply Co. seharga $2,500. Supplies tersebut diperkirakan akan cukup untuk 3 bulan mendatang.
Analisis: Asset, Advertising Supplies bertambah $2,500 (Dr.)
Kewajiban, Accounts Payable bertambah $2,500 (Cr.)
Jurnal:
Advertising Supplies      2,500
                    Accounts Payable       2,500
Posting:
Advertising Supplies Accounts Payable
Oct. 5 2,500
Oct. 5 2,500
Okt. 9 Merekrut karyawan yang akan mulai bekerja pada tanggal 15 Oktober. Setiap karyawan akan menerima gaji mingguan $500 untuk 5 hari kerja per minggu yang dibayar setiap 2 minggu. Pembayaran pertama akan dilakukan pada tanggal 26 Oktober.
Analisis: Transaksi dianggap belum terjadi. Yang terjadi baru kesepakatan antara perusahaan selaku pemberi kerja dengan karyawan.
Okt. 20 C.R. Byrd menarik uang tunai $500 untuk keperluan pribadinya.
Analisis: Ekuitas pemilik, C.R. Byrd, Drawing bertambah $500 (Dr.)
Asset, Cash berkurang $500 (Cr.)
Jurnal:
C.R. Byrd, Drawing  500
                 Cash                 500
Posting:
Cash C.R. Byrd, Drawing
Oct. 1 10,000 Oct. 3 900
Oct. 2 1,200 Oct. 4 600
Oct. 20 500
Oct. 20 500
Okt. 26 Dibayar gaji karyawan (salaries expense) sebesar $4,000. (Lihat kembali kejadian tanggal 9 Oktober).
Analisis: Biaya, Salaries Expenses bertambah $4,000 (Dr.)
Asset, Cash berkurang $4,000 (Cr.)
Jurnal:
Salaries Expenses 4,000
                   Cash              4,000
Posting:
Cash Salaries Expenses
Oct. 1 10,000 Oct. 3 900
Oct. 2 1,200 Oct. 4 600
Oct. 20 500
Oct. 26 4,000
Oct. 26 4,000
Okt. 31 Diterima $10,000 uang tunai dari Copa Company untuk jasa iklan yang diberikan pada bulan Oktober.
Analisis: Asset, Cash bertambah $10,000 (Dr.)
Pendapatan, Service Revenue (Pendapatan Jasa) bertambah $10,000 (Cr.)
Jurnal:
Cash     10,000
                Service Revenue 10,000
Posting:
Cash Service Revenue
Oct. 1 10,000 Oct. 3 900
Oct. 2 1,200 Oct. 4 600
Oct. 31 10,000 Oct. 20 500
Oct. 26 4,000

Oct. 31 10,000

Sekian Artikel mengenai Tahap-Tahap dalam Proses Pencatatan Akuntansi Beserta Ilustrasinya . Mohon maaf bila ada penjelasan-penjelasan yang kurang jelas. Untuk lebih lengkapnya bisa baca artikel-artikel mengenai akuntansi lainnya. Wassalamualaikum :)

like dan bagikan ini ke teman kamu?

0 Response to "Tahap-Tahap dalam Proses Pencatatan Akuntansi Beserta Ilustrasinya"

Post a Comment

wdcfawqafwef